peraturan dasar tenis meja

Peraturan tenis meja terbaru sesuai pedoman ITTF

Peraturan tenis meja

Daftar peraturan tenis meja terbaru sesuai pedoman ITTF atau organisasi induk tenis meja dunia. Tenis meja adalah satu dari sekian banyak cabang olahraga yang cukup populer di dunia khususnya di Asia. Olahraga ini menggunakan bola yang memiliki diameter sekitar 40 mm dan dipukul menggunakan bet, sebuah kayu yang dibentuk bulat dengan pegangan dan dilapisi karet.

Permainan tenis meja cukup populer terutama di daratan Asia seperti China, Jepang, dan Korea. Di Indonesia sendiri permainan tenis meja juga cukup digemari oleh hampir semua kalangan. Mengingat tenis meja adalah olahraga yang cukup ringan maka membuatnya banyak diminati terutama bagi orang tua.

Bagi anda pecinta tenis meja pasti ingin tahu banyak mengenai olahraga yang satu ini mulai dari peraturan, ukuran lapangan sampai serba-serbi seputar tenis meja. 

Mengenal tenis meja lebih dekat

Tenis meja atau sering juga disebut ping pong adalah olahraga yang bisa dimainkan secara tunggal atau ganda. Cara main tenis meja sebenarnya hampir mirip dengan tenis biasa hanya saja lapangan yang digunakan tentu lebih kecil karena hanya menggunakan meja.

Selain itu, bola yang digunakan dalam permainan tenis meja juga sangat kecil dan hanya terbuat dari plastik berdiameter sekitar 40 MM. 

Sejarah singkat tenis meja

Permainan tenis meja di ilhami dari tenis lapangan dimana permainan ini dilakukan menggunakan bola kecil yang dimainkan di atas meja. Permainan tenis meja awalnya dikenalkan oleh seorang peneliti di tahun 1921. Asosiasi tenis meja pertama kali didirikan di London Inggris dengan nama TTA Table Tennis Association.

Nama tersebut kemudian diganti pada tahun 1926 menjadi ITTF atau International Table Tennis Federation hingga saat ini. Mulanya permainan tenis meja dikenal dengan istilah pingpong hingga pada akhirnya dikenal luas sebagai tenis meja pada tahun 1930-an.

Peraturan tenis meja dasar

Setiap olahraga pasti memiliki peraturan tersendiri sehingga membuatnya dapat dimainkan dengan baik tidak terkecuali tenis meja tentunya. Berikut beberapa peraturan dasar permainan tenis meja:

Saat melakukan servis

  • Servis harus dilakukan dari belakang meja
  • Saat melakukan servis pemain harus melempar bola sehingga tidak diperkenankan melakukan servis dengan memegang bola.
  • Saat melakukan servis pemain harus melempar bola dalam posisi vertikal.
  • Tidak diperkenankan melakukan servis dengan menutupi kontak poin antara bola dan bet. 
  • Pada waktu melakukan servis bola pertama tidak boleh menyentuh net, jika hal ini terjadi maka servis harus diulang.
  • Saat melakukan servis bola pertama harus mengenai area sendiri

Saat pertandingan

  • Seorang pemain boleh memukul bola dengan tangan kanan atau kiri secara bergantian meskipun dia seorang kidal atau pemain dengan tangan kanan.
  • Seorang pemain tidak diperbolehkan menyentuh meja saat pertandingan sedang berlangsung.
  • Bola boleh tidak melewati atas net atau samping net, hal ini berbeda dengan permainan bulu tangkis atau voli di mana bola harus menyebrangi atas net.
  • Seorang pemain boleh memukul bola menggunakan 2 tangan meskipun umumnya dalam permainan tenis meja hanya menggunakan satu tangan.

Tata tertib saat bermain tenis meja

  • Seorang pemain tenis meja tidak diperkenankan melakukan provokasi dengan kata-kata ataupun tindakan saat pertandingan berlangsung.
  • Seorang pemain harus menggunakan pakaian olahraga yang lengkap dengan sepatu.
  • Biasanya dalam permainan tenis meja toleransi keterlambatan hanya dibatasi 10 menit.
  • Seorang pemain tenis meja biasanya membawa bet sendiri sedangkan untuk bola dan meja disediakan oleh panitia.
  • Tidak diperkenankan memprotes keputusan wasit

Permainan tenis meja ganda

  • Dalam permainan tenis meja ganda seorang pemain harus bergantian saat melakukan pukulan.
  • Untuk jumlah set secara umum sama dengan permainan single yang umumnya terdiri dari 11 poin.
  • Dalam satu pertandingan biasanya format yang digunakan dalam permainan ganda adalah 4 kali kemenangan atau maksimal 7 set.
  • Ganda bisa dilakukan antara laki-laki dengan laki-laki atau laki-laki dengan perempuan atau yang sering disebut dengan ganda campuran.

Permainan tim

  • Permainan tim dalam pertandingan tenis meja biasanya terdiri dari format 3 kali kemenangan atau maksimal 5 set. 
  • Dalam tenis meja biasanya terdiri dari 5 pemain di mana masing-masing pemain akan melawan Tim lawan.
  • Sebuah Tim akan memenangkan pertandingan jika 3 pemainnya berhasil mengalahkan 3 pemain lawan.

Sistem pertandingan tenis meja

Setelah kita mengenal lebih jauh mengenai olahraga tenis meja sekarang kita akan mencari tahu sistem pertandingan dari tenis meja tersebut. Berikut beberapa sistem penghitungan poin dalam permainan tenis meja:

Dalam permainan tenis meja single atau ganda biasanya terdiri dari format 4 kali kemenangan atau maksimal 7 game.

Masing-masing gaem terdiri dari 11 rally point. Kecuali jika terdapat skor imbang 10-10 maka akan diadakan tambahan 2 angka hingga salah satu pemain mampu mengungguli lawannya dengan selisih 2 poin. Pertandingan tenis meja biasanya menggunakan sistem gugur.

Peraturan point

  • Seorang pemain tenis meja akan mendapatkan poin jika:
  • Lawan gagal dalam melakukan servis entah itu disengaja maupun tidak.
  • Lawan tidak berhasil mengembalikan bola dengan benar.
  • Bagian tubuh lawan menyentuh bola
  • Lawan menyentuh net atau meja saat pertandingan sedang berlangsung.
  • Pada saat pertandingan tenis meja ganda seorang pemain harus memukul bola secara bergantian apabila hal ini tidak dilakukan maka seorang pemain akan mendapatkan poin.

Ketentuan peralatan tenis meja

Setelah mengetahui peraturan tenis meja dari sisi aturan mainnya sekarang kita akan mengetahui aturan dasar lapangan yang digunakan dalam permainan tenis meja. Lapangan yang dimaksud adalah meja yang digunakan tersebut, di mana harus memiliki dimensi atau ukuran yang sesuai dengan pedoman ITTF selaku induk tenis meja dunia. Berikut beberapa rincian ukuran lapangan tenis meja yang perlu Anda ketahui:

Meja

  • Meja pingpong berbentuk persegi panjang dengan panjang sekitar 2,74 meter dengan lebar sekitar 1,525 meter.
  • Tinggi lapangan atau meja yang digunakan harus 76 cm dari permukaan lantai.
  • Meja standar harus merata dan bisa memantul sekitar 20 cm saat bola dijatuhkan dalam ketinggian sekitar 30 cm.
  • Meja yang digunakan dalam permainan pingpong umumnya berbahan kayu dan memiliki warna dasar gelap dengan garis putih.
  • Lapangan tenis meja dibagi menjadi dua dan dipisahkan oleh jaring atau net yang berada di tengah.

Net

  • Net tenis meja berupa jaring yang memiliki tinggi sekitar 15,25 cm dari permukaan meja dengan panjang sekitar 1,8 m.
  • Net harus kencang dan tidak boleh kendur agar bola tidak mudah menerobos.

Bola 

  • Bola yang digunakan umumnya memiliki ukuran 40 mm dengan berat sekitar 2,7 gram.
  • Permainan tenis meja umumnya menggunakan bola berwarna putih atau orange dan harus berlawanan dengan warna meja.
  • Pantulan bola pertama kali saat dijatuhkan dari ketinggian 30 cm harus setinggi 23 hingga 26 cm.
  • Kualitas sebuah bola tenis meja umumnya ditentukan oleh jumlah bintang yang terdapat di bola tersebut. 

Bet/alat pemukul

  • Bet atau alat pemukul tenis meja harus berbahan 86% kayu.
  • Boleh menggunakan material lain seperti fiber atau serat karbon akan tetapi tidak boleh lebih dari 7,5% dari total ketebalan bet.
  • Umumnya bet dalam permainan tenis meja berbentuk bulat meskipun terkadang agak sedikit kotak. Tidak ada aturan baku mengenai lebar bet yang digunakan dalam permainan tenis meja, akan tetapi bagian bilah sampingnya harus rata atau tidak boleh bengkok.
  • Bet tenis meja harus dilapisi dengan karet baik halus maupun bintik dengan ketebalan sekitar 2 mm. Baca juga Teknik dasar tenis meja bagi pemula dari servis sampai smash

Larangan dalam permainan tenis meja

  • Melakukan servis dengan memegang bola
  • Melempar bola dalam posisi horizontal atau sedikit condong ke arah depan atau belakang saat melakukan servis.
  • Menutupi kontak poin antara bola dengan bet
  • Tangan pemain memegang meja saat pertandingan sedang berlangsung.
  • Menggunakan speedglue atau semacam lem khusus yang dapat membuat karet menjadi lebih kencang. Penggunaan speedglue awalnya diperbolehkan akan tetapi sekarang dilarang.
  • Bet yang digunakan berbahan material selain kayu.
  • Menggunakan karet bintik proses (karet bintik yang tidak sesuai standar ITTF).
  • Mengenakan pakaian yang sama persis dengan warna bola.
  • Memukul bola saat belum sempat memantul.
  • Mendorong atau menggerakkan meja saat terjadi rally atau pertandingan sedang berlangsung.
  • Gagal dalam memukul bola terutama saat melakukan servis.

Kejuaraan tenis meja

Ada banyak jenis kejuaraan tenis meja dunia diantaranya adalah:

  • WTTC atau Word Table Tennis Championship atau kejuaraan tenis meja dunia (permainan single biasanya dilakukan di tahun ganjil dan permainan tim dilakukan di tahun genap setiap 2 tahun sekali)
  • World Cup atau piala dunia (dilakukan setiap tahun baik tim maupun single)
  • ITTF World Tour biasanya dilakukan 12 kali selama setahun dan ditutup dengan grand final di akhir tahun atau di bulan Desember.
  • ATTC Asian table tennis Championship (kejuaraan tenis meja Asia)
  • Asian cup (piala Asia tenis meja)

Nah demikian ada beberapa peraturan tenis meja lengkap dengan sistem skorsing, ukuran lapangan, dan serba-serbi seputar olahraga yang satu ini. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda seputar olahraga tenis meja.

Leave a Comment